Asisten I Bidang
Pemerintahan Pemkab Bulungan, Ir Achmad Ideham meminta seluruh pihak untuk
mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) yang akan berlangsung pada 1 – 31 Mei
2016. Hasil dari sensus ekonomi akan menyediakan informasi untuk pengembangan
usaha dan daya saing daerah maupun bangsa.
“Bagi orang
statistik, data maupun informasi itu
mahal tapi membangun tanpa didukung dengan data itu lebih mahal,” tegasnya
dalam kegiatan sosialisasi metode baru penghitungan Indeks Pembangunan Manusia
(IPM) 2015, Produk Domestik Bruto (PDRB) 2014 dan pelaksanaan Sensus Ekonomi
(SE) 2016 di ruang serbaguna Kantor Bupati Bulungan, Selasa (15/12). Dijelaskan
pada pelaksanaan SE 2016 nanti, Badan Pusat Statistik bertugas mencatat dan
mendata setiap kegiatan dan hasil-hasilnya di sektor perekonomian, termasuk di
wilayah Kabupaten Bulungan. Maka itu diharapkan semua pihak dapat membantu
pelaksanaan SE 2016 agar bisa menghasilkan data yang berkualitas, menjadi
gambaran perekonomian Bulungan serta bermanfaat bagi pihak-pihak
berkepentingan.
“Hasil sensus
ekonomi ini menjadi data bagi swasta, masyarakat termasuk pemerintah untuk
menentukan strategi pembangunan. Jadi kalau kita bekerja berdasarkan data,
Insya Allah hasilnya akan baik,” ucapnya dalam kegiatan yang turut dipimpin
Kepala Bappeda Bulungan, Drs M Isnaini tersebut. Dijelaskan, sensus ekonomi
mencakup semua aktifitas ekonomi dan skala ekonomi usaha kecuali sektor
pertanian. Tujuannya untuk mendapatkan potret utuh perekonomian, sebagai
landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun
regional.
Kepala BPS
Bulungan, Akhmad Fikri menambahkan, sensus ekonomi menghasilkan gambaran
lengkap level dan struktur ekonomi non pertanian berikut informasi dasar dan
karakteristiknya.
“Selain itu juga
akan diketahui daya saing bisnis di Indonesia serta penyediaan kebutuhan
informasi usaha,” ujarnya. Ia pun berharap para responden dari pihak swasta,
masyarakat maupun pemerintah dapat mudah memberikan data sehingga akan sangat
mendukung perencanaan pembangunan di bidang ekonomi selanjutnya. Diterangkan
cakupan SE 2016 meliputi seluruh usaha atau perusahaaan non pertanian di lokasi
tetap atau permanen seperti mall, kantor, pasar, lokasi tidak tetap seperti
kaki lima dan pasar kaget, usaha keliling serta di rumah tangga seperti warung.
Mencakup pula pelaku usaha terdiri pemerintah, sekolah dan rumah sakit, lembaga
non profit, tempat ibadah dan organisasi sosial, korporasi seperti perusahaan,
restoran, supermarket dan hotel, serta di rumah tangga seperti usaha online dan
sektor non formal lainnya.
“Sensus akan
dilakukan langsung atau door to door dan kita akan merekrut petugas sensus
berpendidikan minimal setingkat SMA,” imbuhnya. Dijelaskan, untuk wilayah se-Kaltara
dibutuhkan sekitar 900 petugas sensus, di mana 200 petugas di dalamnya akan
melakukan sensus di wilayah Kabupaten Bulungan.
Para petugas ini juga akan mendapat pembekalan lebih dulu dari BPS
sebelum turun ke lapangan melaksanakan Sensus Ekonomi 2016.(GianHMS)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar