Bupati
Bulungan, H Sudjati, SH menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan
Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia di Kabupaten Jember,
Provinsi Jawa Timur pada Rabu (9/5). Tindak lanjut dari MoU itu berupa
pembangunan perkebunan kopi dan kakao seluas 50 hektare di seberang Desa
Antutan, Kecamatan Tanjung Palas.
Penandatanganan MoU dilakukan antara Bupati
Bulungan dengan Direktur Puslitkoka Indonesia, Dr
Misnawi, M.Si, disaksikan Kepala Dinas Pertanian Bulungan dan Kepala Dinas
Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bulungan. Bupati juga melihat secara langsung
budidaya tanam kopi dan kakou, mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan,
perawatan hingga proses menjadi kopi dan coklat yang siap saji dan dipasarkan.
"Tujuan
utama dari MoU ini untuk meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat
Bulungan melalui usaha perkebunan kopi dan kakao," ucap Bupati. Rangkaian
kegiatan ini berlangsung di CCSTP (Coffee and Cocoa Science Technopark) Pusat
Penelitian Kopi dan Kakao (PUSLITKOKA) Indonesia, Kebun Percobaan Kaliwining,
Jl. Kebun Renteng Jenggawah, Jember Provinsi jawa Timur.
"Untuk
tahap awal di Bulungan akan disiapkan 50 hektare untuk perkebunan kopi dan
kakao serta akan dikembangkan di wilayah lainnya di Bulungan," ujar
Bupati. Dilanjutkan, produk kopi dan kakao saat ini terus menunjukkan
peningkatan pasar tidak hanya di Indonesia tapi juga sampai ke mancanegara.
Petani kopi dan kakao di Bulungan pun diharapkan dapat mengambil kesempatan itu
untuk memunculkan produk kopi dan kakao yang berkualitas.
"Kita
dari Pemkab berharap dukungan semua pihak agar pembangunan perkebunan kopi dan
kakao di Bulungan ini dapat berjalan dengan baik serta meningkatkan kesejahteraan
masyarakat petani," ucapnya. Direktur Puslitkoka Indonesia, Dr Misnawi,
M.Si menyampaikan terima kasih atas jalinan kerjasama dengan Pemkab Bulungan.
Seperti
diketahui, Puslitkoka adalah salah satu dari lembaga penelitian di Indonesia
yang berada di bawah naungan Lembaga Riset Perkebunan Indonesia – Asosiasi
Penelitian Perkebunan Indonesia (LRPI – APPI).
Puslitkoka
mendapat mandat untuk melakukan penelitian aspek agribisnis untuk komoditas
kopi dan kakao. Mulai dari bahan tanam, budidaya, perlakuan paska panen sampai
dengan pengolahan produk.
"Semoga
kerjasama ini dapat berjalan dengan baik, memberikan hasil yang baik bagi
masyarakat Bulungan serta mempererat silaturrahmi antara kita," ujarnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar