Senin, Mei 14, 2018

Pemkab. Bulungan Jalin MoU dengan Puslitkoka, Jember.


Bupati Bulungan, H Sudjati, SH menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur pada Rabu (9/5). Tindak lanjut dari MoU itu berupa pembangunan perkebunan kopi dan kakao seluas 50 hektare di seberang Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas.
Penandatanganan MoU dilakukan antara Bupati Bulungan dengan Direktur Puslitkoka Indonesia, Dr Misnawi, M.Si, disaksikan Kepala Dinas Pertanian Bulungan dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bulungan. Bupati juga melihat secara langsung budidaya tanam kopi dan kakou, mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan, perawatan hingga proses menjadi kopi dan coklat yang siap saji dan dipasarkan.




"Tujuan utama dari MoU ini untuk meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat Bulungan melalui usaha perkebunan kopi dan kakao," ucap Bupati. Rangkaian kegiatan ini berlangsung di CCSTP (Coffee and Cocoa Science Technopark) Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (PUSLITKOKA) Indonesia, Kebun Percobaan Kaliwining, Jl. Kebun Renteng Jenggawah, Jember Provinsi jawa Timur.
"Untuk tahap awal di Bulungan akan disiapkan 50 hektare untuk perkebunan kopi dan kakao serta akan dikembangkan di wilayah lainnya di Bulungan," ujar Bupati. Dilanjutkan, produk kopi dan kakao saat ini terus menunjukkan peningkatan pasar tidak hanya di Indonesia tapi juga sampai ke mancanegara. Petani kopi dan kakao di Bulungan pun diharapkan dapat mengambil kesempatan itu untuk memunculkan produk kopi dan kakao yang berkualitas.
"Kita dari Pemkab berharap dukungan semua pihak agar pembangunan perkebunan kopi dan kakao di Bulungan ini dapat berjalan dengan baik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani," ucapnya. Direktur Puslitkoka Indonesia, Dr Misnawi, M.Si menyampaikan terima kasih atas jalinan kerjasama dengan Pemkab Bulungan.
Seperti diketahui, Puslitkoka adalah salah satu dari lembaga penelitian di Indonesia yang berada di bawah naungan Lembaga Riset Perkebunan Indonesia – Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia (LRPI – APPI).
Puslitkoka mendapat mandat untuk melakukan penelitian aspek agribisnis untuk komoditas kopi dan kakao. Mulai dari bahan tanam, budidaya, perlakuan paska panen sampai dengan pengolahan produk.
"Semoga kerjasama ini dapat berjalan dengan baik, memberikan hasil yang baik bagi masyarakat Bulungan serta mempererat silaturrahmi antara kita," ujarnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERI KULIAH TAMU, GUBERNUR AJAK MAHASISWA BERINOVASI

MALANG – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, pengembangan sumberdaya manusia (SDM) di Kaltara menjad...