Menurut Kolonel. Infantri Aditya Ninda Pasya selaku DANBRIG 24/BC
mengatakan,"melalui hari juang Kartika kita mantapkan jati diri TNI AD dan
kemandunggalan TNI-Rakyat guna mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan
berkepribadian, ini tema yang kita usung pada kegiatan kali ini. untuk wilaya
kaltara jajaran kami berada di Malinau satu Batalyon 614, satu Batalyon 613
tarakan dan Bulungan ada satu departemen markas."lanjutnyaa"untuk
kegiatan khususnya dalam situasi sekarang ini dalam mengadapi pilkada kita dipersiapkan
untuk membantu kepolisian menyukseskan pilkada ini, kita menginfeskan
pasukan-pasukan kita dikodim-kodim dibawah
kendali oprasi para Dandim untuk membatu Kepolisian Republik
Indonesia."tambahnya" untuk pengamanan perbatasan TNI AD menyiapkan 2
satkas pengamanan perbatasan di Kalimantan Utara yaitu di Kabuapten Malinau dan
Kabupaten Nunukan.
Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat adalah tanggal khusus yang khusus
Korps Infanteri TNI AD dan diperingati setiap tanggal 15 Desember 2014 untuk
mengenang Pertempuran Ambarawa. Sebelumnya bernama Hari Infanteri. Perjuangan
Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang dipimpin Jenderal Soedirman pada pertengahan
Desember 1945 membuat tentara sekutu terjepit dan akhirnya mundur dari Ambarawa
menuju Semarang. Walaupun dihadang dengan seluruh kekuatan persenjataan modern
serta kemampuan taktik dan strategi sekutu, para pejuang RI tak pernah gentar
sedikit pun. Mereka melancarkan serangan dengan gigih seraya melakukan
pengepungan ketat di semua penjuru kota Ambarawa. Dengan gerakan pengepungan
rangkap ini sekutu benar-benar terkurung. Jenderal Soedirman sebagai pemimpin
pasukan menegaskan perlunya mengusir tentara sekutu dari Ambarawa secepat
mungkin. Sebab sekutu akan menjadikan Ambarawa sebagai basis kekuatan untuk
merebut Jawa Tengah. Dengan emboyan ”Rawe-rawe rantas malang-malang putung,
patah tumbuh hilang berganti”, pasukan TKR memiliki tekad bulat membebaskan
Ambarawa atau dengan pilihan lain gugur di pangkuan ibu pertiwi.
Hari Juang Kartika dimana kita tau dirayakan di seluruh Nusantara bagi TNI Angkatan Darat, dimana kita tau perjalanan yang panjang untuk pengabdian TNI Angkatan Darat, tentulah tidak akan terlepas dari kerja keras dan pengabdian yang Luhur para pendahulu kita dan para senior yang telah meletakan Dasar dasar pembinaan serta pembangunan TNI Angkatan Darat.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar