TANJUNG SELOR – Peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Kaltara tahun ini berjumlah 18.950 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari seluruh daerah di provinsi termuda ini.
Sigit merincikan, peserta UNBK di Kaltara terdiri 174 sekolah
jenjang SMP/MTs telah terdaftar dan akan melaksanakan UNBK. Sedangkan untuk
SMA, MA terdapat 66 sekolah dengan 5.490 siswa. Untuk SMK berjumlah 28 sekolah
dengan 2.756 siswa. “Ada 3 sekolah SMTK (Sekolah Menengah Teologi Kristen)
belum terdaftar, karena statusnya belum jelas. Apakah datanya itu mengikuti
Data Pokok Pendidikan (Dapodik) atau Education Management Information System
(EMIS),” papar Sigit.
Berkaitan dengan wilayah 3T, Disdik akan berupaya agar
pelaksanaan UNBK tetap berjalan. Misalnya, penggabungan sekolah pada titik
point, sharing facilities, penyediaan V-Sat, penyediaan generator set (Genset),
serta meningkatkan koordinasi dengan PLN juga provider internet. “Tahun depan,
untuk wilayah terisolir, Disdikbud akan mengusulkan bantuan lewat Diskominfo
(Dinas Komunikasi dan Informatika) Kaltara untuk penguatan jaringan internet.
Sedangkan untuk masalah listrik, kami upayakan melalui bantuan operasional
provinsi maupun Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan),” katanya.
Selain UNBK, sekolah juga wajib melaksanakan Ujian Sekolah
Berstandar Nasional (USBN). Di mana mata pelajaran yang diajarkan di sekolah
wajib di USBN-kan. “Soal USBN nanti akan dibuat pemerintah pusat dengan
prosentase 20 hingga 25 persen. Sedangkan, sisanya 75 hingga 80 persen dibuat
oleh guru yang akan divalidasi melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).
Kami juga telah melakukan koordinasi dan membimbing seluruh MGMP di Kaltara
untuk melakukan penulisan soal targetnya awal bulan maret ini soal sudah
selesai disusun,” sebut Sigit.
Meski tidak menentukan kelulusan, akan tetapi ujian nasional
wajib diikuti oleh seluruh siswa untuk bisa lulus. “Target kelulusan setiap
sekolah sudah tentu 100 persen. Namun terkadang sulit tercapai, karena kadang
kala ada saja siswa yang berhenti sekolah secara tiba-tiba saat menjelang ujian
sehingga Daftar Nominatif Tetap (DNT) tidak dapat diubah,” katanya. (humas)
DATA-FAKTA UN 2018
PROVINSI KALTARA
1. SMP/MTS : 174 sekolah
– UNBK 104 sekolah dan UNKP 70 sekolah (60 persen)
– Total Jumlah Peserta : 10.704 siswa.
2. SMA/MA : 66 sekolah
– Total Jumlah Peserta : 5.490 siswa
3. SMK: 28 sekolah
– Total Jumlah Peserta : 2.756 siswa
4. Penyelenggaraan UNBK 2018 per Kabupaten/Kota
a. Kabupaten Bulungan :
– 53 Sekolah, Total Peserta : 3.658 siswa
b. Kota Tarakan :
– 42 Sekolah, Total Peserta : 6.123 siswa
c. Kabupaten Nunukan :
– 60 Sekolah, Total Peserta : 4.699 siswa
d. Kabupaten Malinau :
– 35 Sekolah, Total Peserta : 1.902 siswa
e. Kabupaten Tana Tidung :
– 11 Sekolah, Total Peserta : 667 siswa
Sumber : Disdik Provinsi Kaltara, 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar